{"id":4528,"date":"2026-04-24T04:36:22","date_gmt":"2026-04-24T04:36:22","guid":{"rendered":"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/?p=4528"},"modified":"2026-04-24T04:36:22","modified_gmt":"2026-04-24T04:36:22","slug":"edukasi-lintas-zaman-ra-al-jihad-kenalkan-evolusi-alat-komunikasi-kepada-siswa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/ar\/edukasi-lintas-zaman-ra-al-jihad-kenalkan-evolusi-alat-komunikasi-kepada-siswa\/","title":{"rendered":"Edukasi Lintas Zaman: RA Al Jihad Kenalkan Evolusi Alat Komunikasi kepada Siswa"},"content":{"rendered":"<p>Pada tanggal 20 April 2026, suasana RA Al Jihad tampak meriah dengan pelaksanaan kegiatan puncak tema yang mengangkat topik alat komunikasi modern dan tradisional. Seluruh siswa diajak untuk menyelami perjalanan sejarah teknologi informasi melalui rangkaian simulasi yang edukatif sekaligus menyenangkan. Suasana belajar terasa sangat hidup ketika anak-anak mulai membandingkan cara orang zaman dahulu bertukar kabar dengan kemudahan teknologi yang mereka temui sehari-hari di rumah. Melalui pendekatan naratif, para guru menjelaskan dengan bahasa yang sederhana mengenai fungsi masing-masing alat sehingga siswa dapat menangkap esensi dari perkembangan peradaban manusia.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"448\" height=\"244\" src=\"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-9.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-4529\" srcset=\"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-9.png 448w, https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-9-300x163.png 300w, https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-9-18x10.png 18w\" sizes=\"(max-width: 448px) 100vw, 448px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Kegiatan dimulai dengan pengenalan alat komunikasi tradisional seperti kentongan yang mengandalkan getaran suara untuk menyampaikan pesan kepada khalayak. Anak-anak tampak sangat antusias saat mencoba memukul kentongan secara bergantian sembari mempelajari pola bunyi yang melambangkan tanda bahaya atau panggilan berkumpul. Selain itu, mereka juga diperkenalkan dengan media surat-menyurat manual yang menggunakan kertas dan prangko. Sesi ini bertujuan untuk melatih kesabaran serta ketelitian siswa dalam menyusun pesan, sebuah nilai yang mulai memudar di tengah kecepatan era digital yang serba instan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"464\" height=\"214\" src=\"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-10.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-4530\" srcset=\"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-10.png 464w, https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-10-300x138.png 300w, https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image-10-18x8.png 18w\" sizes=\"(max-width: 464px) 100vw, 464px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Beralih ke sesi berikutnya, para siswa diperkenalkan pada kecanggihan alat komunikasi modern seperti telepon pintar, komputer, dan perangkat tablet. Di sini, fokus pembelajaran diarahkan pada pemanfaatan teknologi secara bijak dan sehat. Para pengajar memberikan gambaran nyata tentang bagaimana jaringan internet mampu menghubungkan dua orang di lokasi yang sangat jauh dalam hitungan detik melalui panggilan video. Perbandingan yang kontras antara alat tradisional dan modern ini sengaja dihadirkan agar siswa mampu menghargai proses perubahan zaman tanpa melupakan nilai-nilai interaksi sosial yang mendasar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penulis :<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Anisa Aulia Febriyani (230105110016)<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada tanggal 20 April 2026, suasana RA Al Jihad tampak meriah dengan pelaksanaan kegiatan puncak tema yang mengangkat topik alat komunikasi modern dan tradisional. Seluruh siswa diajak untuk menyelami perjalanan sejarah teknologi informasi melalui rangkaian simulasi yang edukatif sekaligus menyenangkan. Suasana belajar terasa sangat hidup ketika anak-anak mulai membandingkan cara orang zaman dahulu bertukar kabar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4532,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[372,373],"tags":[],"class_list":["post-4528","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-asisten-mengajar","category-breaking-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4528","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4528"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4528\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4533,"href":"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4528\/revisions\/4533"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4532"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4528"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4528"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/piaud.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4528"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}