MIU Login

Serunya Ramadhan Camp di BA Restu 2: Menanamkan Nilai Ibadah dan Kebersamaan Sejak Dini

Di tengah sejuknya Kota Malang, puluhan peserta didik mengikuti kegiatan Ramadhan Camp yang diselenggarakan oleh BA Restu 2 yang bertepatan pada tanggal 27-28 Februari 2026 . Kegiatan yang diikuti oleh peserta didik kelompok TK A dan TK B ini menjadi salah satu program pembelajaran untuk mengenalkan nilai-nilai ibadah di bulan suci Ramadhan melalui berbagai aktivitas religius yang menyenangkan, seperti berbuka puasa, sahur bersama, shalat Tarawih berjamaah, shalat Tahajud, hingga patrol sahur. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pembiasaan ibadah kepada anak sejak dini sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183).

Kegiatan Ramadhan Camp dimulai pada pukul 16.00 WIB dengan kedatangan para peserta didik ke sekolah. Anak-anak datang dengan membawa berbagai perlengkapan pribadi seperti kasur, selimut, dan pakaian untuk mengikuti kegiatan tersebut. Bagi peserta didik yang tidak membawa perlengkapan, pihak sekolah juga menyediakan fasilitas yang diperlukan sehingga seluruh anak tetap dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman. Para guru membantu anak-anak menata perlengkapan serta mempersiapkan tempat istirahat mereka. Dalam kegiatan ini, tempat tidur peserta didik juga diatur secara terpisah antara putra dan putri sebagai bentuk pembiasaan adab dan kedisiplinan sejak dini.

Acara kemudian dibuka oleh Kepala Sekolah BA Restu 2, Ibu Maslichah Hartatik, S.S., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menanamkan nilai-nilai ibadah sejak usia dini, khususnya di bulan suci Ramadhan. Beliau juga mengajak peserta didik untuk belajar berpuasa, rajin melaksanakan shalat, serta membiasakan sikap disiplin dan mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap melalui kegiatan Ramadhan Camp ini, anak-anak tidak hanya merasakan keceriaan, tetapi juga mampu memahami makna kebersamaan, saling berbagi, serta meningkatkan kecintaan terhadap ibadah. Selanjutnya, peserta didik mengikuti berbagai kegiatan menarik, seperti cerita kisah Islami dan penampilan drama yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kebaikan. Drama yang ditampilkan mengangkat tema kejujuran, yang mengajarkan anak-anak untuk selalu berkata jujur dan tidak berbohong.

Menjelang waktu Maghrib, peserta didik bersiap untuk berbuka puasa bersama. Saat adzan berkumandang, anak-anak terlebih dahulu berbuka dengan kurma dan air minum sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW:

عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتَمَرَاتٌ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَمَرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

Artinya:

“Rasulullah SAW berbuka puasa dengan beberapa butir kurma sebelum melaksanakan shalat. Jika tidak ada kurma, maka beliau minum beberapa teguk air.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

Selanjutnya, peserta didik melaksanakan shalat Maghrib berjamaah. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan shalat tepat waktu serta memperkuat nilai kebersamaan dalam beribadah. Setelah itu, peserta didik kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan berbuka puasa bersama yang didampingi oleh guru, sekaligus melatih kebersamaan dan adab makan. Rangkaian acara dilanjutkan dengan shalat Isya dan Tarawih berjamaah. Melalui shalat Tarawih, anak-anak dikenalkan pada ibadah khas bulan Ramadhan serta dibiasakan untuk mencintai kegiatan ibadah di malam hari.

Peserta didik kelompok TK A mengikuti kegiatan hingga shalat Tarawih selesai, kemudian kembali ke rumah masing-masing. Sementara itu, peserta didik kelompok TK B melanjutkan kegiatan Ramadhan Camp dengan menginap di sekolah bersama para guru. Pada malam hari, suasana kebersamaan terasa hangat di halaman sekolah yang dihiasi dekorasi bernuansa Ramadhan, seperti lampu-lampu hias dan tenda. Keceriaan anak-anak semakin bertambah dengan adanya api unggun serta permainan kembang api kecil. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan suasana menyenangkan, tetapi juga bertujuan mempererat hubungan sosial, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta melatih anak untuk bersosialisasi dengan teman sebaya.

Setelah rangkaian kegiatan malam selesai, anak-anak kembali ke kelas untuk beristirahat. Pada dini hari, peserta didik dibangunkan untuk melaksanakan shalat Tahajud berjamaah. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan kepada anak tentang pentingnya ibadah di sepertiga malam terakhir, serta melatih kedisiplinan dan kesungguhan dalam beribadah. Selanjutnya, anak-anak melakukan kegiatan patrol sahur dengan berkeliling sambil memainkan alat musik banjari. Kegiatan ini mengajarkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat dalam mengajak orang lain untuk melaksanakan sahur.

Peserta didik kemudian kembali ke sekolah untuk melaksanakan sahur bersama. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan pentingnya makan sahur sebagai bagian dari ibadah puasa, sekaligus melatih kebersamaan dan kemandirian anak. Setelah itu, peserta didik melaksanakan shalat Subuh berjamaah yang mengajarkan kedisiplinan dalam bangun pagi serta menjalankan ibadah tepat waktu. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan muroja’ah surat-surat pendek sebagai upaya meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Setelah itu, anak-anak mengikuti jalan pagi di sekitar lingkungan sekolah untuk menjaga kesehatan fisik. Sebagai penutup rangkaian Ramadhan Camp, anak-anak melaksanakan senam bersama, kemudian mandi, berkemas, dan bersiap untuk kembali ke rumah masing-masing.

Melalui kegiatan Ramadhan Camp ini, BA Restu 2 berharap peserta didik tidak hanya merasakan keceriaan, tetapi juga mampu memahami makna ibadah di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap religius, kemandirian, kedisiplinan, serta kebersamaan pada diri anak sejak usia dini. Dalam kegiatan Ramadhan Camp ini, turut melibatkan mahasiswa AM (PPL) dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang berpartisipasi sebagai pendamping kegiatan. Kehadiran mahasiswa ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara, mulai dari kegiatan pembukaan hingga penutupan. Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa berperan aktif dalam membantu guru mendampingi peserta didik, seperti mengarahkan anak-anak dalam setiap aktivitas, membantu menjaga ketertiban, serta memberikan bimbingan secara langsung. Mereka juga terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari mendampingi saat berbuka puasa, shalat berjamaah, hingga kegiatan malam seperti kebersamaan dan istirahat.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga berperan sebagai sosok teladan bagi anak-anak. Melalui interaksi yang terjalin, anak-anak dapat melihat secara langsung contoh perilaku yang baik, seperti sikap sopan, tanggung jawab, serta kebiasaan beribadah dengan tertib. Hal ini secara tidak langsung membantu dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini kepada peserta didik. Kehadiran mahasiswa juga memberikan suasana yang lebih hangat dan menyenangkan. Anak-anak terlihat lebih antusias dalam mengikuti setiap kegiatan karena merasa didampingi dan diperhatikan. Di sisi lain, keterlibatan mahasiswa ini juga menjadi pengalaman berharga sebagai bentuk praktik langsung dalam dunia pendidikan anak usia dini, sekaligus sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.

Penulis by :

Iga Nur Kholisa

More Information :
Email : perspiaud@uin-malang.ac.id
Instagram: officialpiauduinmaliki_
Website : https://piaud.uin-malang.ac.id
Call center : +666-2944all center : +62 882-9466-2944

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait