Liburan akhir semester adalah moment yang sangat dinanti sebagian besar mahasiswa. Meskipun proses sebelum bertemu liburan adalah harus menjalani serba serbi tugas Ujian Akhir Semester (UAS). Senin (12/12/2022) hingga Jumat (16/12/2022) adalah pekan UAS mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tidak terkecuali mahasiswa semester 5 yang pada semester ganjil ini dipenuhi dengan mata kuliah praktik.
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) yang sudah dipastikan bahwa mata kuliah praktik yang dilakukan adalah praktik mengajar. Seperti prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Maliki Malang yang ranah mengajarnya adalah pada anak usia dini, khususnya jenjang Raudhatul Athfal (RA) atau Taman Kanak-kanak (TK). Dua dari sembilan mata kuliah PIAUD di semester 5, yakni Pembelajaran Seni Tari dan Pembelajaran Seni Musik & Seni Suara melakukan kolaborasi dalam tugas UASnya. Para mahasiswa dari dua kelas masing-masing dibagi dalam empat kelompok. Mereka mengajarkan tarian yang sudah dipelajari dan dikreasikan kepada anak-anak TK. Begitupun dengan seni musik, mereka diminta untuk mengajarkan lagu yang sudah dibuat bersama kelompoknya kepada anak TK. Pada akhirnya mereka akan menggelar pentas seni untuk penampilan anak-anak didiknya tersebut. Proses pengajaran ini berjalan selama kurang lebih 3 minggu.

Tibalah pada akhir pekan ini, Sabtu (17/12) saatnya mereka menunjukkan karyanya yang telah diajarkan pada anak-anak TK. Pentas seni bertema “Wonderful Art Show of Iuverbia” (WASOI) berhasil menggaet delapan TK dari berbagai daerah di Kota Malang, diantaranya adalah TK Insan Madani, TK Muslimat NU 31, RA Darul Ulum, TK Muslimat Nurul Huda, TK Bukit Cemara, TK Dian Agung, TK Putera Zaman, dan TK Muslimat NU 21. Pentas tersebut dilaksanakan di aula microteaching FITK. Sejak pukul 08.00 pagi beberapa rombongan dari TK mulai berdatangan. Didampingi guru dan orang tua mereka tampak antusias untuk segera menampilkan tarian dan lagu yang sudah diajarkan oleh kakak-kakak PIAUD semester 5.
Pentas seni WASOI dibuka dengan sambutan dari Kaprodi PIAUD UIN Maliki Malang, Bapak Akhmad Mukhlis. Beliau begitu mengapresiasi mahasiswa semester 5 yang mampu menghadirkan beberapa TK dari berbagai daerah di Kota Malang. Tak terkecuali dosen pengampu mata kuliah Pembelajaran Seni Tari dan Pembelajaran Seni Musik & Seni Suara yang turut membersamai suksesnya pentas seni WASOI. Pak Mukhlis mengatakan kegiatan seperti ini nantinya bisa ditindaklanjuti barangkali TK membutuhkan untuk keperluan akreditasi, maka dapat dibuatkan Memorandum of Understanding (MoU). “Apalagi setelah ini mahasiswa semester 5 ada asistensi mengajar, barangkali mereka bisa ditempatkan di beberapa TK ini”, tambah Pak Mukhlis.

Penampilan tari dan lagu dari anak-anak TK yang menggemaskan tak terasa telah berakhir pada pukul 10.30. Untuk memeriahkan pentas seni WASOI, ternyata di akhir kegiatan terdapat hadiah untuk kategori tari terkompak dan lagu terfavorit sebagai bentuk apresiasi penampilan anak-anak TK. Begitu sumringahnya mereka menanti pengumuman dari kakak-kakak. Seluruh penampilan dari anak-anak sangat menakjubkan, namun harus diambil dua kategori tari terkompak dan dua lagu terfavorit, maka hanya empat kelompok saja yang mendapat hadiah.

Kegiatan semacam ini dapat dilanjutkan atau bahkan disusun lebih menarik lagi oleh mahasiswa PIAUD yang saat ini hendak menginjak semester 4. Dosen pengampu mata kuliah Pembelajaran Seni Tari dan Pembelajaran Seni Musik & Seni Suara juga berpesan bahwa kegiatan pengajaran ini tidak berhenti sampai di sini saja. Akan tetapi teman-teman mahasiswa dapat melanjutkan pengaplikasian pembelajaran seni tari dan musik untuk anak-anak TK, terlebih ketika asistensi mengajar yang insyaAllah akan dilaksanakan pada semester depan.





