Malang, 11 April 2026 — Di tengah padatnya aktivitas dan tuntutan pekerjaan, membangun kedekatan emosional dengan anak menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua. Menyadari pentingnya hal tersebut, KB TKIA 56 Malang bersama mahasiswa Asistensi Mengajar (AM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan seminar parenting bertajuk “Emotional Bonding Matters: Quality Time antara Anak dan Orang Tua di Tengah Deadline” pada Sabtu (11/4)

Seminar ini menghadirkan narasumber, Bapak Akhmad Mukhlis, S.Psi., M.A., yang membawakan materi seputar pentingnya “Emotional Bonding” dalam proses tumbuh kembang anak. Kegiatan ini diikuti oleh para orang tua murid serta tenaga pendidik dengan antusiasme yang tinggi. Dalam pemaparannya, Bapak Akhmad Mukhlis menegaskan bahwa kedekatan emosional antara orang tua dan anak merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter serta kesehatan mental anak. Ia menjelaskan bahwa kualitas interaksi jauh lebih penting dibandingkan kuantitas waktu yang dihabiskan bersama.

“Sering kali orang tua merasa bersalah karena tidak memiliki banyak waktu bersama anak. Padahal, yang dibutuhkan anak adalah kehadiran penuh orang tua, meskipun dalam waktu yang singkat.” jelasnya.
Lebih lanjut, Beliau membagikan sejumlah strategi sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti meluangkan waktu khusus tanpa distraksi, mendengarkan anak dengan empati, serta membangun rutinitas kecil yang bermakna. Ia juga menekankan pentingnya mengurangi penggunaan gawai saat bersama anak agar interaksi yang terjalin lebih berkualitas. Kepala KB TKIA 56 Malang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen sekolah dalam mendukung peran orang tua sebagai pendidik utama di rumah. Ia berharap seminar ini dapat memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung perkembangan anak secara holistik.
Para peserta mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang relevan dengan kondisi mereka sebagai orang tua di era modern. Salah satu peserta menyampaikan bahwa seminar ini memberikan perspektif baru tentang bagaimana menciptakan momen kebersamaan yang bermakna di tengah kesibukan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para orang tua semakin memahami bahwa membangun “Emotional Bonding” tidak selalu membutuhkan waktu yang panjang, melainkan kehadiran yang utuh, penuh perhatian dan cinta. Dengan demikian, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kesehatan emosional yang baik.
Seminar ini menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai deadline dan kesibukan, hubungan emosional antara orang tua dan anak tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh diabaikan.
Penulis : Dini Moningsih (230105110007)